simple hit counter
Brantas

Dampak Refokusing Anggaran, Siswa SMPN 2 Puri Mojokerto Belajar di Sekolah SD

×

Dampak Refokusing Anggaran, Siswa SMPN 2 Puri Mojokerto Belajar di Sekolah SD

Sebarkan artikel ini
Pelajar SMP Negeri 2 Puri Mojokerto saat numpang belajar di SDN Brayung saat proses belajar, Kamis (7/10/2021)./ Foto: Susan
Pelajar SMP Negeri 2 Puri Mojokerto saat numpang belajar di SDN Brayung saat proses belajar, Kamis (7/10/2021)./ Foto: Susan

PORTALSURABAYA.COM – Refokusing anggaran COVID-19 di Kabupaten Mojokarto berdampak pada ratusan pelajar SMP Negeri 2 Puri, Kabupaten Mojokerto. Mereka terpaksa menumpang tempat belajar lantaran tak memiliki gedung sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokarto Zainul Arif mengatakan sudah sejak dua tahun lalu para siswa menempati gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Brayung, Kecamatan Puri. Ini lantaran gedung sekolahnya masih dalam tahap pembangunan.

“Sementara khusus untuk siswa siswi SMP Negeri 2 Puri ini menempati gedung SD karena gedung sekolah masih dalam proses pembangunan,” ungkapnya.

Ia menyebut, dalam proses belajar mengajar, ratusan pelajar SMP Negeri 2 ini dibagi menjadi dua gelombang yakni pagi dang siang, ditambah minimnya fasilitas juga menjadi faktor proses pembelajaran kurang maksimal

Dia menjelaskan, awal mula pelajar SMP Negeri 2 Puri menempati gedung SD lantaran imbas dari adanya rekofusing anggaran untuk penanganan COVID-19 pada awal 2020.

Saat itu, Dinas pendidikan telah mengusulkan adanya pembangunan sekolah SMP Negeri di Kecamatan Puri, dan telah disetujui dengan anggaran Rp. 7 M.

“Kita sudah menyediakan lahannya, dan kita usulkan pada 2020 sehingga kita memberanikan diri untuk membuka PPDB,” jelasnya.

Namun dipertengahan 2020 di saat PPDB telah di buka, pemerintah melakukan refokusing anggaran, sehingga terpaksa para pelajar yang telah mendaftarkan diri untuk sementara ditempatkan di gedung SD.

“Tapi Alhamdulillah di tahun 2021 ini kita sudah mendapatkan anggaran lebih banyak yakni 8,5 M untuk membangun kembali gedung SMP Negeri 2 Puri, dan InsaAlloh Desember sudah selesai dan awal bulan Januari bisa kita tempati,” jelasnya.

Dia menyebut, pembanguan SMP Negeri 2 Puri tak lepas dari animo masyarakat yang cukup tinggi, dilain sisi di Kecamatan Puri hanya memiliki 1 Sekolah SMP Negeri.

“Disamping memang animo masyarakat saat daftar di SMP Puri 1 terlalu tinggi, dan berbekal aspirasi masyarakat, sehingga pada 2020 kita merencanakan itu dan membuka PPDB,” tegasnya.* (Susan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di GoogleNews PUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *