PFI Surabaya Desak Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan terhadap Jurnalis

Kekerasan yang menimpa jurnalis pada Jum'at (20/1/2023) sore kemarin. Foto: Didik Suhartono/Antara

PORTALSURABAYA.COM – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya mengecam segala bentuk kekerasan. Terkait kekerasan fisik dan intimidasi terhadap jurnalis pada peliputan penyegelan Ibiza Club, Jum’at (20 Januari 2023) kemarin.

“Kami turut prihatin masih terjadi kekerasan terhadap rekan-rekan jurnalis. Untuk itu kami mendesak aparat keamanan segera menangkap pelakunya,” kata Suryanto Putramudji, Ketua PFI Surabaya, Sabtu (21/1/2023).

PFI Surabaya pun menyatakan sikapnya usai para korban melapor ke Polrestabes. Berikut pernyataan sikap Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya :

1. Mengutuk dan mengecam keras intimidasi dan kekerasan fisik terhadap jurnalis saat peliputan penyegelan Ibiza Club.

2. Intimidasi terhadap jurnalis yang tengah bertugas adalah ancaman nyata bagi kebebasan pers dan demokrasi yang tengah tumbuh di tanah air.

3. Mendesak aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas, mengusut, serta menangkap pelaku intimidasi terhadap jurnalis.

4. Meminta kepada semua pihak agar tidak mengintimidasi serta mengintervensi kerja jurnalistik yang profesional.

5. Mengingatkan kepada seluruh jurnalis di Indonesia agar selalu berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam menjalankan tugasnya. Fungsi pers adalah menyuarakan kebenaran serta berpihak pada kepentingan orang banyak.

Sebelumnya, terjadi aksi pemukulan, pengeroyokan dan intimidasi terhadap lima wartawan yang sedang menjalankan tugas dalam peliputan rencana penyegelan tempat hiburan malam Ibiza Club yang diduga tidak dilengkapi perizinan.

Ke lima wartawan yang mengalami tindak kekerasan dari orang-orang tidak dikenal itu diantaranya M. Rofik wartawan Lensindonesia.com, Anggadia (Beritajatim.com), Firman Rahmaudin (iNews.id Surabaya) dan dua wartawan foto masing-masing adalah Ali Masduki (wartawan foto iNews.id Surabaya) dan Didik Suhartono (LKBN Antara).

Mulanya, kelima Jurnalis itu menunggu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur yang hendak menindak Ibiza Club.***

Artikulli paraprakPersebaya Lumat Persita 5 Gol tanpa Balas
Artikulli tjetër2 Saksi Perkara Mafia BBM Laut: Puluhan Ribu Liter Solar Digelapkan Setiap Hari