simple hit counter
More

Wakil Gubernur NTT Lepas Keberangkatan Kloter 25

×

Wakil Gubernur NTT Lepas Keberangkatan Kloter 25

Sebarkan artikel ini
IMG 20220622 WA0014 01 - Wakil Gubernur NTT Lepas Keberangkatan Kloter 25
Josef Nae Soi, Wakil Gubernur NTT, melepas keberangkatan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 25 di Hall Mina Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa (21/6/2022). Foto: Humas Kanwil Kemenag Jatim

PORTALSURABAYA.COM – Josef Nae Soi, Wakil Gubernur NTT, melepas keberangkatan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 25 di Hall Mina Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa (21/6/2022).

Selain dihadiri Wakil Gubernur NTT, pelepasan Kloter 25 yang merupakan gabungan jemaah haji asal NTT dan Kabupaten Sidoarjo ini juga dihadiri oleh tiga anggota DPRD NTT, Kakanwil Kemenag NTT, Kakankemenag Kabupaten Kota NTT, serta Forkopimda NTT.

Josef mengatakan, perjalanan ibadah haji ke Baitulloh merupakan perjalanan ritual. Agar ibadah haji menjadi mabrur, terang Josef, hendaknya menghindari rafats, fusuq, dan jidal

“Dalam Al Quran disebutkan, haji adalah beberapa bulan yang diketahui. Barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berdebat di dalam masa mengerjakan haji,” ujar Josef Nae Soi.

Wagub menegaskan, rafats adalah berhubungan seks, fusuq adalah berbuat fasik atau maksiat atau mencaci dan jidal adalah berbantahan atau mendebat yang dapat membuat saudaramu marah.

Karenanya, ia berharap seluruh jemaah haji bisa menjadi haji yang mabrur agar bisa meraih surga-Nya.

Adapun Kloter 25 diterbangkan dari Bandara Internasional Juanda Terminal 2 Surabaya menuju Bandara Internasional Jeddah pada pukul 11.45 WIB dengan nomor penerbangan SV 5026.

Hingga hari ke-19 operasional penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Surabaya, PPIH telah memberangkatkan 11.188 jemaah dan petugas ke Arab Saudi.

Sementara itu, Abdul Haris, Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya mengatakan, saat ini masih terdapat 4 jemaah yang dirawat di RS Haji Surabaya, serta 2 orang yag juga sedang menjalani perawatan khusus di daerah domisili beserta pendampingnya.

Selain itu, terdapat 2 orang asal NTT yang masa inkubasi vaksin meningitisnya belum mencapai waktu yang ditentukan.

“Jadi 2 orang ini ditunda keberangkatannya, sampai masa inkubasinya tercapai. Beliau berdua kita berikan fasilitas, mulai dari konsumsi maupun akomodasi. Nanti, mereka berdua dijadwalkan terbang pada tanggal 27 Juni 2022,” ujar Haris.

Ia pun berharap kepada seluruh jemaah haji yang belum melengkapi vaksinnya untuk segera melengkapi agar perjalanan ibadah haji menjadi lancar.***

Cek Berita dan Artikel yang lain di GoogleNews PUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *