Ratusan Anggota Pramuka Berkebutuhan Khusus Gresik Ikuti Jambore Luar Biasa

Sebanyak 113 anggota pramuka berkebutuhan khusus dari seluruh Sekolah Luar Biasa se-Kabupaten Gresik, mengikuti Jambore Pramuka Luar Biasa dan Inklusif. /(Foto:Bram/portalsurabaya.com)

PORTALSURABAYA.COM – Sebanyak 113 anggota pramuka berkebutuhan khusus dari seluruh Sekolah Luar Biasa se-Kabupaten Gresik, mengikuti Jambore Pramuka Luar Biasa dan Inklusif. Bertempat di Kantor Kwarcab Pramuka Gresik, kegiatan ini digelar mulai hari Jumat, hingga Minggu pekan pertama bulan Desember 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sabtu (03/12) mengatakan, kegiatan Jambore Luar Biasa dan Inklusif ini diselenggarakan bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati tiap 3 Desember.

Melalui kegiatan kepramukaan, Bu Min, begitu wabup kerap disapa, menginginkan adik-adik yang luar biasa ini untuk bergembira bersama. Disamping juga belajar, sekaligus membentuk karakter.

“Jambore luar biasa yang diselenggarakan Kwarcab Gresik ini kita harapkan bisa menumbuhkan semangat dan kegembiraan adik-adik yang luar biasa ini,” ujar Bu Min.

Dengan mengangkat tema “Mencetak Generasi Penerus Bangsa Yang Produktif”, Jambore Luar Biasa ini diisi dengan berbagai materi kegiatan yang produktif dan tentunya penuh kegembiraan.

Baca Juga: Bersama FAG, Gresik Optimis Menuju Kabupaten Layak Anak 2023

Kegiatan tersebut diantaranya adalah keterampilan pemanfaatan jelanta menjadi sabun, Shibori, dan melukis. Berikutnya diberikan juga materi kepramukaan seperti pioneering, Pelatihan Baris Berbaris (PBB), dan KIM Pramuka.

Untuk bidang ketangkasan, disiapkan permainan seperti balap tempe kelereng dan bom air. Semuanya dikemas dengan satu tujuan, yakni belajar sekaligus bergembira.

Selepas acara, Bu Min tampak menikmati pameran hasil karya keterampilan peserta Jambore Luar Biasa. Lantai 1 Kantor Kwarcab Gresik, disulap menjadi ruang pameran karya anak-anak luar biasa ini.

Rayyan, salah satu peserta Jambore Luar Biasa tampak puas dan gembira hasil karyanya dipamerkan. Kain Shibori dengan motif warna kuning dan putih karya Rayyan ini, mendapat apresiasi dari Bu Min. Senyum Rayyan semakin lebar, setelah berfoto bersama Bu Min dengan latar kain shibori karyanya.

Berbagai karya yang dipamerkan hari ini sejatinya merupakan suatu bukti nyata, bahwa kreatifitas tidak bisa dikekang oleh keterbatasan.*

Artikulli paraprakBersama FAG, Gresik Optimis Menuju Kabupaten Layak Anak 2023
Artikulli tjetërProgram Bunda Puspa Bangkitkan Ekonomi dan Kurangi Angka Pengangguran