simple hit counter
Politik

HUT Demokrat ke-22, Ajang Introspeksi dan Moving Forward

×

HUT Demokrat ke-22, Ajang Introspeksi dan Moving Forward

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2023 09 10 at 02.16.24 - HUT Demokrat ke-22, Ajang Introspeksi dan Moving Forward
Kader Demokrat Gresik peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22. Peringatan HUT digelar sederhana dan ditandai dengan pemotongan 9 tumpeng ./ (Foto:Bram/portalsurabaya.com)

PORTALSURABAYA.COM -DPC Partai Demokrat Gresik menggelar syukuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22. Peringatan HUT digelar sederhana dan ditandai dengan pemotongan 9 tumpeng yang melambangkan tanggal dan bulan kelahiran Partai Demokrat, sekaligus spirit meraih 9 kursi di Pileg DPRD 2014.

Ketua DPC Demokrat Gresik Supriyanto mengatakan, peringatan HUT Partai Demokrat kali ini mengusung tema ‘Moving Forward’. Artinya melangkah ke depan dengan mantap dan optimisme besar menuju perubahan yang lebih baik.

“Ini refleksi dari kejadian dramatis yang kemarin, yaitu koalisi Nasdem dan PKS, bahwa kita ingin instropeksi ke dalam, menyolidkan internal, dan menggelorakan moving forward,” ujarnya usai acara, Sabtu,(9/9/2023)di kantor DPC Partai Demokrat Gresik.

Untuk itu, Supriyanto mengintruksikan kepada seluruh bakal calon legislatif (Bacaleg), pengurus maupun kader Partai Demokrat Gresik hingga akar rumput untuk mensolidkan barisan, dan bergerak percaya diri menatap serta meraih kemenangan pada pemilu 2024.

Baca Juga: Kader DPC Demokrat Gresik Potensi, Samwil: Siap Menangkan Pileg dan Pilpes 2024

“Terus solidkan barisan pasukan, bergerak percaya diri, gelorakan perubahan menuju Indonesia yang lebih baik, kami optimis akan meraih kemenangan pada pemilu 2024 mendatang,” tegasnya.

Pada pemilu 2024, lanjut Supriyanto, partai Demokrat menarget 9 kursi pada pemilu legislatif (Pileg) DPRD di Kabupaten Gresik.

“Sembilan tumpeng ini juga menjadi simbol target kita di pileg 2024, yakni 1 dapil 1 anggota DPRD,” jelasnya.

Menanggapi keluarnya Partai Demokrat dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dan deklarasi duet Anies Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar, Supriyanto menyebut bahwa fenomena tersebut masih dalam kategori keniscayaan. Artinya selama belum secara resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), segala kemungkinan masih bisa terjadi.

“Bagi kami itu adalah sebuah keniscayaan, artinya selagi janur kuning belum melengkung segala kemungkinan bisa saja terjadi bahkan bubar sekalipun,” ungkapnya.

Ia pun meyakini bahwa serangkaian fenomena tersebut pasti membawa hikmah dan menjadikan Partai Demokrat semakin besar kedepannya.
“Keluarnya Partai Demokrat dari Koalisi sedikitpun tidak berpengaruh terhadap spirit para kader maupun simpatisan Partai Demokrat untuk meraih kemenangan dalam pemilu 2024,” tutup Supri.**

Cek Berita dan Artikel yang lain di GoogleNews PUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *