simple hit counter
Ekbis

CHARM Bekerjasama dengan YKPI Dukung Aksi Pink Ribbon untuk Meminimalkan Angka Kematian Akibat Kanker Payudara

×

CHARM Bekerjasama dengan YKPI Dukung Aksi Pink Ribbon untuk Meminimalkan Angka Kematian Akibat Kanker Payudara

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2021 10 06 at 16.45.47 - CHARM Bekerjasama dengan YKPI Dukung Aksi Pink Ribbon untuk Meminimalkan Angka Kematian Akibat Kanker Payudara

PORTALSURABAYA.COM – Kanker payudara masih menjadi ancaman bagi masyarakat
Indonesia terutama perempuan Indonesia. Menurut data The Global Cancer Observatory tahun
2020, kanker payudara di Indonesia merupakan kanker paling banyak ditemukan pada
perempuan dengan proporsi 30,8% dari total kasus kanker lainnya, yakni terdapat 65.858 kasus
baru. Sementara itu, kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua penyebab kematian
akibat kanker dengan persentase sebesar 9,6%. Salah satu penyebab tingginya angka kasus
kejadian dan kematian akibat kanker payudara adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat
akan deteksi dini dan pemeriksaan kanker payudara secara klinis, yang dimana menurut riset
Kemenkes di tahun 2016, tingkat penetrasi SADARI adalah 46,3%. dan SADANIS 4,4%. PT
Uni-Charm Indonesia Tbk melalui Charm sebagai merk pembalut no. 1 pilihan perempuan
Indonesia juga turut andil dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia melihat
kondisi tersebut menjadi isu yang penting untuk dibahas.
Oleh karena itu, dalam rangka sosialisasi pentingnya deteksi dini kanker payudara seperti
yang direkomendasikan oleh pemerintah Indonesia melalui SADARI dan SADANIS dengan
pemeriksaan di Puskesmas dan Rumah Sakit, PT Uni-Charm Indonesia Tbk mendukung Aksi
Pink Ribbon bekerja sama dengan YKPI (Yayasan Kanker Payudara Indonesia). Sejalan dengan
Bulan Kesadaran Kanker Payudara Sedunia yang ditetapkan pada bulan Oktober setiap
tahunnya, CHARM sebagai brand dalam kategori pembalut wanita yang telah mendapat
dukungan menjadi No.1 di Indonesia, meluncurkan Charm Extra Maxi Pink Ribbon Special
Edition dan menyumbangkan sebagian dari penjualan produk ini untuk mendukung YKPI.
Melalui virtual conference peluncuran Charm Extra Maxi Pink Ribbon, yang mengusung
tema “Mendukung Kegiatan Pink Ribbon Pertama Kalinya Dalam Industri Pembalut Wanita,
Untuk Meminimalkan Angka Kematian Akibat Kanker Payudara” pada tanggal 6 Oktober 2021,
Presiden Direktur PT. Uni-Charm Indonesia Tbk, Yuji Ishii mengatakan, “Bila dibandingkan
dengan negara-negara ASEAN dan sekitar, tingkat jumlah kasus baru (sebesar 16,6%) dan
tingkat kematian (sebesar 9,6%) di Indonesia akibat kanker payudara cenderung tinggi, oleh
karena itu dalam rangka memenuhi tanggung jawab kami dalam meningkatkan kualitas hidup
perempuan Indonesia dan untuk meminimalkan angka kematian akibat kanker payudara, selama
bulan Oktober, PT Uni-Charm Indonesia Tbk akan terus mendukung aktivitas Pink,”
Dengan total pengguna Charm Extra Maxi kurang lebih sebesar 28 juta pengguna di
seluruh Indonesia, diharapkan pesan yang terdapat pada Charm Extra Maxi Pink Ribbon Special
Edition melalui desain tentang pentingnya meningkatkan kesadaran akan deteksi dini kanker
payudara melalui SADARI (Periksa Payudara Sendiri) ini dapat tersampaikan dengan baik. Cara
melakukan SADARI dijelaskan di bagian belakang kemasan dengan ilustrasi untuk mendorong
konsumen dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri dengan mudah di rumah meskipun
dalam kondisi pandemi Covid-19. Produk dengan desain Pink Ribbon Special Edition ini akan
tersedia mulai bulan Oktober 2021 di beberapa toko.
Linda Agum Gumelar, Ketua dan pendiri YKPI yang turut hadir dalam acara peluncuran
Charm Extra Maxi Pink Ribbon ini sangat mengapresiasi kerjasama yang diambil oleh PT UniCharm Indonesia Tbk. “Dukungan donasi kepada YKPI dari sebagian penjualan Charm Extra
Maxi Pink Ribbon Special Pink Ribbon Special Edition ini akan dimanfaatkan oleh YKPI untuk
mendukung program-program YKPI khususnya sosialisasi skrining dan deteksi dini kanker
payudara sekaligus mengkampanyekan SADARI dengan tujuan menurunkan angka kejadian
kanker payudara stadium lanjut sesuai dengan visi YKPI yaitu Indonesia Bebas Kanker Payudara
Stadium Lanjut,” katanya.
Selain itu Dr. Walta Gautama, Sp.B(K)Onk, sebagai Ahli Bedah Onkologi dan Ketua
Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) yang juga menjadi
narasumber dalam acara peluncuran Charm Extra Maxi Pink Ribbon juga turut mengapresiasi
kegiatan ini, Ia menjelaskan bahwa masih sekitar 70% pasien kanker payudara datang ke rumah
sakit sudah dalam kondisi stadium lanjut. Padahal jika kanker payudara terdeteksi lebih awal,
akan ada lebih banyak pilihan perawatan dan kesempatan untuk bertahan hidup juga akan lebih
besar, bisa mencapai 95% apabila terdeteksi pada stadium pertama. Dengan begitu secara tidak
langsung juga akan meningkatkan kualitas hidup pasien dan meminimalkan angka kematian
akibat kanker payudara di Indonesia. “Oleh karena itu melakukan SADARI penting dilakukan
oleh setiap perempuan Indonesia agar bisa mengetahui sejak dini apabila terjadi perubahan pada
payudaranya. SADARI ini sendiri bisa dilakukan secara teratur setiap bulannya. Dilakukan pada
hari ke 7- 10 setelah hari pertama menstruasi, atau tanggal tertentu untuk yang sudah
menopause,” katanya.
Pada saat yang sama, telah hadir pula dr. Khairatu Nissa Rangkuti, seorang penyintas
kanker payudara, yang berbagi pengalamannya sebagai penyintas dan menceritakan pentingnya
deteksi dini. Ia menjelaskan bahwa informasi tentang SADARI seperti yang terdapat dalam
kemasan Charm Extra Maxi Pink Ribbon Special Edition ini tentunya perlu diketahui dan
dipraktekkan oleh setiap perempuan di Indonesia. Dr. Khairatu Nissa Rangkuti mengatakan
“Sebagai seorang penyintas, saya senang dan mengapresiasi apabila semakin banyak pihak mau
mengedukasi perempuan Indonesia tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara. Termasuk
langkah dari PT Uni-Charm Indonesia Tbk yang bekerja sama dengan YKPI melalui Charm
Extra Maxi Pink Ribbon Special Edition ini. Dengan gerakan SADARI yang sederhana, kita bisa
mengetahui apabila terjadi perubahan pada payudara, dan segera melakukan konsultasi ke dokter
serta mendapatkan perawatan yang tepat. Sehingga secara tidak langsung deteksi dini termasuk
gerakan SADARI atau periksa payudara sendiri ini dapat membantu meminimalkan angka
kematian akibat kanker payudara dan mengurangi jumlah pasien kanker payudara,”
Adapun upaya lain yang dilakukan Charm yang bekerja sama dengan YKPI untuk
mendukung penetrasi deteksi dini kanker payudara kepada setiap perempuan di Indonesia adalah
dengan membuat video dan artikel edukasi yang akan di posting dalam website Charm Girls
Talk. Selain itu Charm juga akan membuat dan mempublikasikan dua digital movie tentang
“Cara SADARI” dan “Pesan dari penyintas kanker payudara”, di Media Digital untuk
menyampaikan secara luas tentang pentingnya deteksi dini dan pengobatan kanker payudara
yang tepat.
“Dukungan untuk Aksi Pink Ribbon ini selaras dengan 17 Goal yang ditetapkan dalam
SDGs diantaranya 2 goal yaitu (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dan (17) Kemitraan Untuk
Mencapai Tujuan, dan beberapa elemen dalam Ethical Living For SDGs sebagai corporate
slogan yaitu elemen Pendidikan, Aktivitas Perusahaan Mendukung Sosial, dan Hubungan
Sesama Manusia, yang dilakukan untuk terus berkontribusi dalam memecahkan masalah sosial
melalui produk, layanan dan pengembangan kegiatan bisnis perusahaan,” tutup Yuji Ishii.***

Cek Berita dan Artikel yang lain di GoogleNews PUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *