Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:51:50
27 C
Surabaya

Tenun Gedog Menuju Panggung Paris Fashion Week 2022

PORTALSURABAYA.COM – Indonesia dikenal akan kekayaan budaya dan alamnya. Salah satunya kain Nusantara yang banyak digemari semua kalangan.

Salah satu kekayaan inilah yang akan ditunjukkan kepada dunia internasional lewat perhelatan Paris Fashion Week 2022 Maret mendatang. Tenun Gedog khas Tuban menjadi kain Nusantara pilihan para siswa program fashion design LaSalle College Surabaya untuk tampil di panggung runway Paris Fashion Week 2022.

Patrick SML, salah satu dosen LaSalle College Surabaya mengungkapkan, dipilihnya tema tokoh mitologi dalam cerita rakyat Indonesia, bertujuan agar para desainer muda ini dapat membawa budaya Indonesia ke kancah internasional.

“Saya ingin mengampanyekan kebudayaan Indonesia lewat ajang fashion internasional. Paris Fashion Week ini menurut saya adalah wadah yang tepat. Bisa mengajak para siswa LaSalle untuk unjuk bakat sekaligus mengenalkan budaya Indonesia supaya bisa dinikmati masyarakat internasional,” jelas Patrick.

Patrick lantas menuturkan, konsep mitologi tokoh cerita rakyat Indonesia direpresentasikan melalui kain wastra Nusantara yakni Tenun Gedog dari Tuban. Melalui Tenun Gedog ini, Patrick berharap budaya Indonesia bisa makin dikenal.

“Sebagai upaya untuk memperkaya dan menonjolkan budaya Indonesia yang disampaikan, para siswa diminta untuk menggunakan Tenun Gedog di setiap tampilan koleksinya,” tukasnya.

Foto: Joko Kristiono/Portal Surabaya

10 siswa fashion design LaSalle College Surabaya akan mempersembahkan hasil desainnya dalam kategori ready to wear. Tema yang digunakan dalam 10 karya tersebut adalah Indonesian Folklore, yaitu cerita rakyat Indonesia. Angel Wina (20) misalnya, yang akan menampilkan sosok Ken Dedes.

“Saya menampilkan sosok Ken Dedes yang merupakan Ratu pertama dari Kerajaan Singosari. Di zamannya, Ken Dedes menjadi ratu tercantik yang digilai banyak kaum pria,” jelas Angel kepada awak media beberapa hari yang lalu.

Tokoh Ken Dedes ini kemudian menginspirasi Angel untuk membuat look busana yang feminim dan cantik.

Angel membuat bustier dress dengan look feminim untuk merepresentasikan sosok Ken Dedes yang cantik dan anggun. Dress ini menonjolkan siluet seorang perempuan. Pada bagian atas Angel memakai Tenun Gedog Tuban.

Angel juga menambahkan aksen sleeve rajut dengan gabungan beberapa warna earth tone untuk membuat bagian lengan lebih bervariasi.

Sleeve rajut tersebut disusun mulai setengah lengan atas hingga menutupi sebagian telapak tangan. Sleeve ini sengaja dibuat untuk memberikan sentuhan yang unik dan berbeda.

“Untuk menambah kesan feminim di bagian bawah, saya mengombinasikan rok dengan kain berbahan tile. Sehingga, siluet kaki lebih kelihatan dan jenjang,” imbuh Angel.

Tenun Gedog sendiri merupakan salah satu kain tradisional Indonesia yang berasal dari Tuban. Keistimewaan kain ini adalah dari cara pembuatannya. Tenun Gedog dibuat atau ditenun menggunakan tangan, sehingga setiap helai kain memiliki nilai yang berharga.***


BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

0FansSuka
3,434PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA PILIHAN

Hadir di Event Surabaya Ekstrem Metal Reunion, Band Fodt Bawa Lagu di Album Anyar

PORTALSURABAYA.COM – Setelah hampir dua tahum vakum akibat pandemi Covid-19, Surabaya kembali di guncang pagelaran musik underground yang bertajuk Surabaya Ekstrem Metal Reunion, Minggu...

BERITA TERKINI

MOST POPULAR