Senin, 26 September 2022 - 06:22:58
27 C
Surabaya

Sandiaga Uno Angkat UMKM Ekraf Naik Kelas dan Go Internasional

PORTALSURABAYA.COM – Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), mendorong semua pihak berkolaborasi dan bergandengan tangan dalam mendukung pelaku UMKM yang diharapkan bakal menjadi pemantik 1,1 juta lapangan kerja baru pada 2022 dan 4,4 juta lapangan kerja berkualitas pada 2024.

“Kita menutup Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 di Jember dengan optimisme dan harapan, karena karya yang ditampilkan oleh 27 finalis AKI luar biasa. Mereka menembus imajinasi, menampilkan produk terbaik, membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulisnya saat kunjungan ke pameran AKI 2022 yang berlangsung di Lippo Plaza Jember, Jawa Timur, Senin (8/8/2022).

Kolaborasi dengan berbagai pihak, sebut Sandiaga, diharapkan dapat mengangkat produk-produk ekonomi kreatif.

“AKI merupakan program yang tepat sasaran dan tepat waktu. AKI didesain agar UMKM kreatif naik kelas. Kalau awalnya hanya berani bermimpi, kini produk mereka bisa hadir di mal bersaing dengan brand yang duluan lebih besar,” tukasnya.

Dengan AKI, diharapkan akan menciptakan lapangan kerja seluas luasnya. Pemerintah juga ingin membangkitkan semangat UMKM, ekonomi kreatif, dalam hal ini menjadi lokomotif menciptakan lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan Ekraf (ekonomi kreatif).

“Saat ini ada 20 juta UMKM onboarding di platform e-commerce. Kita ingin pada 2023 ada 30 juta UMKM onboarding e-commerce dan masuk sistem ekonomi digital,” terang Menparekraf.

UMKM itu diharapkan tidak hanya berkiprah di kancah nasional namun juga internasional. Seperti CK Studios yang berhasil berkiprah di kancah internasional. Mantan Ketua HIPMI ini ingin capai target agar semua menjadi Duta Bangsa Indonesia saat di luar negeri.

Super Mentor AKI itu juga mendorong semua pihak agar membeli produk UMKM kalau bisa tanpa menawar. Tidak hanya sekadar melihat-lihat, sebagai bukti keperpihakan kepada UMKM.

“Saya jadi Rojali (rombongan jadi beli) dan Rogana (rombongan gak pakai nawar). Semua saya beli dari satu sampai 27 finalis. Ada cokelat, kayu sampai sambal yang sudah go internasional. Kita beli beberapa produk. Diharapkan produk-produk unggulan itu bisa dikreasikan semoga bisa meningkatkan ekspor kita hingga 2 miliar dolar,” terang Menparekraf.

Sandiaga menyebut, menurut riset berfoto bersama tokoh publik/pejabat dapat meningkatkan penjualan UMKM naik 35 hingga 45 persen. Menparekraf juga mengatakan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,44% namun masih sulit meratakan pembangunan ekonomi.

“Kita akan all out agar ekonomi menggeliat kembali. Saya titipkan 3G bagi pelaku UMKM, yaitu Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama), Gaspol (garap semua potensi online),” tekadnya.

Menparekraf juga mendorong finalis AKI untuk menggunakan setiap momen dengan networking membina jejaring seluasnya. Silaturahim akan membuka peluang usaha.

Kolaborasi sebaik mungkin jangan hanya kompetisi. Selanjutnya buka lapangan kerja, karena banyak yang membutuhkan pekerjaan, serta temukan mentor terbaik. Terapkan etos kerja Kerja 4As: Kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas.

Di kesempatan itu, Menparekraf berbincang dengan Ayu Maulida Putri selaku Putri Indonesia 2020. Ternyata terungkap di masa kecil, Ayu mengaku sempat dibully.

“Saya terbully dari kecil. Dengan postur tinggi agak kurang umum bagi anak Indonesia (kini Ayu memiliki tinggi 179 cm, Red.). Namun dengan dibully keinginan membuktikan diri dengan positif makin kuat. Saya dari kecil ingin jadi Puteri Indonesia,” ujar Ayu.

Menurut wakil Indonesia di ajang Miss Universe, agar mencapai sukses, setiap orang harus berani bermimpi dan berdoa.

“Juga patuh pada orang tua. Saya terjun di dunia modelling 14 tahun. Mama mengingatkan pendidikan nomor satu, jadi harus balance,” terang Ayu.

Ayu mengaku sebagai Putri Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri, memberikan wadah kepada wanita untuk meng-upgrade diri.

“Lebih dipandang, memiliki value, punya suara dan banyak yang mengikuti (jadi panutan), serta membuka peluang. Saya ada Yayasan Senyum Desa, dari kecil menjadi besar berkat Putri Indonesia,” tuturnya.

Saat berlomba di Miss Universe, Ayu mengaku banyak mempromosikan potensi wisata Indonesia.

“Mereka sudah tahu kalau Indonesia memiliki kekayaan destinasi wisata, mulai dari pantai hingga gunung. Mau cari apa saja di Indonesia ada,” ujar penyuka Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur, yang memiliki pantai cantik dan bersih.

Saat berlaga di ajang Miss Universe, Ayu mengenakan kostum komodo yang mencuri perhatian.

“Saat fitting baju, ada kru yang berseru, wah ada komodo dragon dari Indonesia. Kenapa saya pilih komodo, karena saat itu mengangkat 5 destinasi wisata Super Prioritas, dan salah satunya NTT. Saya mau jadi Ratu Komodo,” ungkanya.

Menparekraf menambahkan, komodo memang jadi daya tarik karena akan ada upaya konservasi dan upaya membangkitkan ekonomi di sektor pariwisata.

Bicara Jember, tentu tak lepas dari perhelatan Jember Fashion Carnival (JFC) yang ikonik, dan diklaim menjadi yang terbaik di Asia.

“Jember itu out of the box, meski bukan Ibukota tapi bisa mencuri perhatian internasional,” ujar Ayu yang pernah show di Jember Fashion Carnival pada 2017 mengenakan kostum Borobudur.

Sandiaga sepakat bahwa JFC merupakan event kolosal versi Indonesia yang apabila dikelola dengan baik dan dukungan semua akan berpotensi menjadi event kebanggaan internasional.

Dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif, Ayu mendorong semua pihak untuk berani mencoba.

“Kuncinya adalah berani mencoba, selama arahnya positif. Contohnya, Citayam Fashion Week. Yang penting berani dulu, kalau positif tentunya akan mendapat dukungan pemerintah sehingga memiliki nilai ekonomi,” tuturnya.

Saat berbincang dengan salah satu finalis AKI di bidang musik, ada hal menarik. Yakni salah satu peserta bertanya bagaimana agar musisi lokal bisa bersaing.

Menjawab hal itu, Menparekraf mengatakan telah ada Peraturan Pemerintah (PP) No.24 yang baru diteken Presiden Jokowi.

“PP itu hadiah buat musisi kita agar lebih bisa bersaing dengan musisi internasional, dengan memberikan ruang bagi karya musisi setelah HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual, Red.) didaftarkan bisa mendapatkan pinjaman. Jadi karya musisi bisa jadi agunan pinjaman,” ujarnya.

Sandiaga menambahkan, musik itu sendiri akan mampu menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.

“Kalau Amerika Serikat punya Grammy Awards, Korea ada K-Pop, kita juga punya kemampuan itu. AS saat ini nomor 1, Korea no 2 dan Indonesia no 3 di subsektor musik. Kita masih banyak pekerjaan rumah, kita akan dorong agar teman musisi nasional tidak kalah oleh yang gede-gede tadi,” tuturnya.

Menparekraf juga berbincang dengan Raya, yang saat ini menginjak usia 12 tahun, dan memiliki hobi bikin komik. Saat bertemu Sandiaga, Raya menyerahkan komik karyanya yang menceritakan Super Mentor AKI saat main basket, main tenis dan kunjungan wisata.

“Boleh saya bawa untuk Sulaeman, anak saya berusia 10 tahun,” tanya Sandiaga. “Boleh tapi dibeli,” jawab Raya.

Komik itu terjual dengan harga Rp2 juta.

“Raya bakal jadi entrepreneur hebat karena bisa menjual komik hingga Rp2 juta, padahal tawaran awalnya Rp1 juta. Komiknya keren,” puji Menparekraf.

Pameran AKI 2022 telah memasuki kota/kabupaten ke-11 yang berlangsung di Jember, Jawa Timur. Tahun kedua dilaksanakannya program unggulan Kemenparekraf ini dalam rangka membangkitkan kembali perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Diharapkan bisa menjadi wadah promosi yang maksimal untuk produk dan karya terpilih, sehingga pendapatan akan meningkat dan UMKM Kreatif naik kelas.

Sebagai kolaborasi mitra strategis transaksi jual-beli di pameran menggunakan Go Pay – GOJEK.***


BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

0FansSuka
3,501PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA PILIHAN

Ada Diskon 40% Smartwatch seri BIP U dengan Fitur Kesehatan dan Kebugaran

PORTALSURABAYA.COM - Tahun kedua pandemi Covid-19 di Indonesia kasus harian semakin tinggi. Diperlukan kewaspadaan ekstra dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai anjuran pemangku jabatan. Juga...

BERITA TERKINI

MOST POPULAR