simple hit counter
GresikHeadline

Gelar Pasar Djadoel Grissee, Bangkitkan UMKM Kuliner Tradisional Gresik

×

Gelar Pasar Djadoel Grissee, Bangkitkan UMKM Kuliner Tradisional Gresik

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2023 08 09 at 15.58.22 - Gelar Pasar Djadoel Grissee, Bangkitkan UMKM Kuliner Tradisional Gresik
Wakil Bupati Aminatun Habibah saat membuka Pasar Djadoel Grisee, Rabu (9/8/2023)./ (Foto:Bram/portalsurabaya.com)

PORTALSURABAYA.COM – Dengan berpakaian bernuansa jaman dulu, sekitar 17 UMKM menyajikan kuliner tradisional khas Gresik, mulai jajanan masin, nasi krawu, endog bader, kupat keteg di Pasar Djadoel Grissee yang digelar mulai 9 hingga 12 Agustus di Gressmall.

Selain untuk memperkenalkan makanan tradisional ke masyarakat, juga untuk membangkitkan kembali pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar bisa bersaing dengan makanan modern.

Wakil Bupati Aminatun Habibah memberikan apresiasi berlangsungnya acara Pasar Djadoel Grisee yang bisa membangkitkan gairah bagi pelaku UMKM di bidang kuliner, terutama mengangkat kuliner khas Gresik yang kini mulai jarang di pasaran.

“Acara kuliner seperti ini sangat bagus, kami apresiasi upayanya memprakarsasi acara ini. Ini menjadi suatu spirit tersendiri bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Gresik. Dimana mereka difasilitasi untuk bisa mempromosikan dagangannya di mall,” ungkap Bu min sapaan akrab Wakil Bupati (Wabup) Gresik ini.

Baca Juga: Diresmikan Bupati, Gresik Punya TPS3R Penghasil Briket

Terkait makanan tradisional Grissee (sebutan Gresik pada era kolonial) yang disajikan, Wabup yakin bahwa kuliner Gresik tidak kalah dengan makanan masa kini. Oleh karenanya, diperlukan promosi kepada generasi muda untuk memperkenalkan makanan-makanan tersebut.

“Mudah-mudahan melalui acara ini, bisa mengangkat ragam kuliner tradisional Gresik di generasi muda. Sehingga, dalam gilirannya akan mendorong berkembangnya UMKM di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Sementara itu, Founder Omah Dhuafa Syaikhu Busiri mengatakan bahwa acara ini digelar untuk sebagai bentuk pengabdian Omah Dhuafa kepada masyarakat Gresik. Hal ini sekaligus juga untuk memperkenalkan khasanah kuliner Gresik kepada masyarakat luas.

“Kami harapkan kedepan, apa yang sudah kita laksanakan disini akan membawa dampak kepada para pedagang sehingga lapaknya makin rame. Apa yang dijajakan disini juga cukup spesial, lantaran beberapa menu sudah tidak mudah kita temukan sehari-hari. Ada pula menu yang hanya ada saat momen-momen tertentu saja,” ujarnya.**

Cek Berita dan Artikel yang lain di GoogleNews PUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *