simple hit counter
HeadlinePantura

Atasi Stunting, Pemkab Lamongan Tetapkan 474 Kampung Keluarga Berkualitas

×

Atasi Stunting, Pemkab Lamongan Tetapkan 474 Kampung Keluarga Berkualitas

Sebarkan artikel ini
IMG 20230724 WA0019 - Atasi Stunting, Pemkab Lamongan Tetapkan 474 Kampung Keluarga Berkualitas
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 30 di Waduk Gondang, Kecamatan Sugio, Senin (24/7/2023)./ (Fim/portalsurabaya.com)

PORTALSURABAYA.COM – Sekitar 474 Desa ditetapkan menjadi kampung Keluarga Berkualitas (kampung KB) di Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 30, Senin (24/7/2023) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) di Waduk Gondang, Kecamatan Sugio.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan keluarga mempunyai peran sangat penting bagi generasi bangsa. Keluarga merupakan institusi terkecil dalam pembentukan karakter anak. Melihat hal tersebut Pemkab Lamongan akan terus berupaya memperkuat ketahanan keluarga, salah satunya dengan membentuk kampung keluarga berkualitas (KB) di seluruh wilayah.

“Keluarga adalah madrasah utama dan pertama bagi anak, maka dari itu harus kita dukung ketahanannya agar memenuhi kriteria keluarga berkualitas yakni berasal dari perkawinan yang sah, sejahtera, sehat, maju, mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan luas, bertanggung jawab, dan harmonis,” katanya.

Baca Juga: Kabupaten Gresik Pertahankan Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini melanjutkan kampung Keluarga Berkualitas (kampung KB) sendiri merupakan satuan wilayah setingkat desa dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.

“Untuk mencapai hal itu Pemkab Lamongan telah tetapkan 474 Desa menjadi kampung Keluarga Berkualitas (kampung KB),” ujar mantan Sekda Lamongan ini.
Ditempat yang sama Kepala Dinas PPKB Kabupaten Lamongan Fida Nuraida menambahkan dalam penetapan kampung KB di Lamongan untuk menuju keluarga bebas stunting, terdapat 2 tahap, yang pertama menetapkan 111 desa, kemudian disusul 363 desa.

“Program kerja tersebut sejalan dengan pengoptimalan sinergi penurunan angka stunting di Kabupaten Lamongan yang saat ini berada pada angka 27,5%,” ungkap Fida.
Fida menambahkan lomba kampung KB tingkat Kabupaten sebagai rangkaian perayaan Harganas. Selama 6 bulan dilakukan penilaian terhadap kriteria profil Desa, intervensi dan pengembangan Desa.

“Didalam program kampung KB terdapat program kerja dapur sehat untuk atasi isu stunting. Setelah penilaian yang menjadi juara Desa Balung Tawon Kecamatan Sukodadi,” ucapnya.**

Cek Berita dan Artikel yang lain di GoogleNews PUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *