simple hit counter
Persebaya Kita

Yahya Alkatiri, Manajer baru Persebaya

×

Yahya Alkatiri, Manajer baru Persebaya

Sebarkan artikel ini
IMG 20211129 WA0008 01 - Yahya Alkatiri, Manajer baru Persebaya
Yahya Alkatiri (duduk) bersama Vengko Armedya (berdiri kanan), Zulfikar Ahmad dan M. Kemalludin, anak asuhnya di Persebaya EPA U20 saat bersua di Solo akhir November 2021 lalu. Foto: Joko Kristiono/Portal Surabaya

PORTALSURABAYA.COM – Berselang tiga hari usai laga pamungkas BRI Liga 1 2021/2022, Persebaya Surabaya mengumumkan Yahya Alaktiri sebagai manajer baru menggantikan Candra Wahyudi.

Pengumuman via akun IG offisial saat menunggu buka puasa hari perdana, Minggu (3/4/2022) petang.

“Please welcome our new Manajer. Persebaya menunjuk mantan manajer Elite Pro Academy Persebaya, Yahya Alkatiri untuk menjadi manajer tim senior musim ini. Selamat datang kembali dan selamat bertugas,” tulis postingan tersebut.

Yahya adalah sosok yang ikut membawa EPA U-20 berprestasi pada musim 2019. Saat itu titel juara Liga 1 U-20 berhasil dibawa pulang ke Surabaya. Menjadikan dia manajer termuda yang membawa tim EPA juara.

Kabar ditunjuknya Yahya sebenarnya telah terkuak saat mendampingi Aji Santoso berkonsolidasi dengan perwakilan tribun, Jum’at (1/4/2022) lalu di Sutos.

Portalsurabaya.com pun langsung mengkonfirmasi malam itu juga.

“Insya Allah,” jawab Yahya saat dikonfirmasi via pesan singkat.

Gerak cepat pun dilakukannya, termasuk yang dilalukan pada Jum’at dua hari lalu.

“Insya Allah fokus mempersatukan semua elemen dulu, supaya bisa fokus semua,” lanjut pria berjambang ini.

Yahya sudah tidak asing lagi di mata Bonek. Dia bersedia meluangkan waktu untuk sekedar ngopi di warkop di mana pun Bonek berada.

Dia pula yang menginisiasi doa bersama ke Panti Asuhan Bonek sebelum Persebaya EPA U20 berangkat ke putaran final di Bali, 2019 silam. Akhirnya juara.

Pada putaran kedua Liga 1 2021/2022 dia dipercaya menjabat manajer Persik Kediri yang hampir terdegradasi. Pada akhirnya finish di peringkat 11 sampai musim berakhir.

“(Sudah ke) Bhayangkara dan Persik,” jawabnya ketika ‘dipeseni’ Youssef Ezzejjari dan Fahmi Al Ayyubi agar dibawa ke Persebaya.

“Aku lupa nego. Insya Allah lebih bagus dari Fahmi,” pungkasnya.***

Cek Berita dan Artikel yang lain di GoogleNews PUB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *