Sabtu, 1 Oktober 2022 - 01:23:21
27 C
Surabaya

Sasar 5.300 Bumil, Vaksinasi di Banyuwangi Ditarget Sepekan Tuntas!

PORTALSURABAYA.COM – Sekitar 5.300 ibu hamil (bumil) di Banyuwangi menjadi sasaran vaksinasi. Sekitar 2.478 bumil sudah disuntik dosis satu, tinggal sekitar 3.000 orang yang belum. Ditarget sepekan sudah harus tuntas!

Menurut Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, program ini untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di Bumi Blambangan – nama lain Banyuwangi. “Vaksinasi kita percepat dengan kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat, kata Ipuk, Rabu (15/9/2021).

Seperti salah satunya yang digelar di Graha Pena Banyuwangi hari ini, misalnya. Ada ratusan bumil yang ikut vaksinasi dan ditinjau langsung Bupati Banyuwangi.

“Untuk ibu hamil targetnya ada 5.300 yang memenuhi syarat vaksinasi terkait usia kehamilannya. Per kemarin sudah 2.478 yang disuntik dosis satu. Kami targetkan dalam sepekan ke depan bisa tuntas 5.300 ibu hamil,” sambung Ipuk.

Baca Juga: Percepat Vaksinasi Dosis Dua, Banyuwangi Rekrut 130 Relawan Kesehatan

Istri bupati Banyuwangi dua periode Abdullah Azwar Anas ini melanjutkan, vaksinasi digelar sebagai ikhtiar melindungi ibu dan bayi dalam kandungan.

“Kami akan terus kejar vaksinasi ini, mengingat manfaatnya untuk melindungi, sekaligus mengurangi resiko keparahan bila terpapar Covid-19. Ini adalah salah satu benteng kita menghadapi pandemi, selain disiplin pada protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Ipuk.

Merujuk data Dinas Kesehatan (Dinkes), per 14 September 2021, cakupan vaksinasi dosis satu di Banyuwangi mencapai 636.977 warga (47,5 persen dari target). Adapun dosis dua sebesar 338.790 (25,28 persen).

Kadinkes Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan, untuk vaksinasi bumil, pihaknya menyediakan 20.000 dosis untuk dosis satu, maupun dosis 2. Termasuk untuk pendamping bumil.

Baca Juga: Vaksin 8.800 Warga Perhari, Capaian Banyuwangi Terbesar Kedua di Jatim

“Seluruh puskesmas dikerahkan untuk melakukan penyuntikan vaksin bagi ibu hamil yang ada di wilayah mereka. Kami gelar serentak, kami libatkan bidan wilayah untuk menyisir ibu hamil yang layak divaksin,” kata Rio – sapaan dr Widji Lestariono.

Selain pada ibu hamil, lanjut Rio, pihaknya juga menyasar pendamping bumil. “Bisa suami atau mungkin keluarga yang mendampinginya yang memang belum divaksin. Harapannya, cakupan vaksin bisa lebih luas,” kantanya.

Sementara salah bumil yang divalsin, Alifia Kusaini (22) mengaku bersyukur bisa divaksin. Alifia yang tengah hamil 15 minggu ini awalnya khawatir apakah bisa ikut divaksin atau tidak.

“Saya lega (ikut divaksin), karena saya pikir ini akan bagus buat saya dan janin dalam kandungan di tengah situasi pandemi seperti ini,” ucapnya.*


BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

0FansSuka
3,504PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA PILIHAN

Temui Ipuk, PCNU Banyuwangi Singgung Pendidikan hingga Covid-19

“Peran para kiai dan ulama, peran pesantren sangat strategis dalam pendidikan generasi muda, dalam mencetak SDM berkualitas. Maka ketika pesantren berkembang, otomatis kualitas SDM juga akan meningkat,” tandas Ipuk.

BERITA TERKINI

MOST POPULAR