Jumat, 1 Juli 2022 - 14:34:17
27 C
Surabaya

Tegas! Wabup Gresik Perintahkan Pendamping PKH Coret KPM Mampu

PORTALSURABAYA.COM – Rapat koordinasi pembinaan dan pemantapan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan stakeholder terkait di Balai Desa Kramat Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik, Jum’at (17/9/2021) di hadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Kunjungan Wakil Bupati (Wabup) yang biasa disapa Bu Min ini didampingi Plt Kepala Dinas Sosial, Mahfud Ahmadi, Camat Bungah, Munir, jajaran Forkopimcam Bungah, Koordinator TKSK Kabupaten Gresik, Suwanto, Koordinator PKH Kabupaten Gresik, Lestari Widodo dan Diana Ratnaningtyas, Tim PKH Kecamatan Bungah, Kepala Desa dan puluhan ketua kelompok KPM PKH tiga desa di Mengare.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bu Min mengatakan bahwa bantuan PKH merupakan salah satu program penanggulangan dan pengentasan kemiskinan dengan disertai pemberdayaan. Tujuannya, tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup dari keluarga penerima manfaat Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sebab itu, pendamping PKH sebagai konsultan bagi KPM diharap berperan secara optimal tidak hanya memberikan bantuan, namun juga memaksimalkan potensi usaha yang dimiliki oleh KPM.

“Program PKH dari Kemensos ini tujuan utamanya selain meringankan beban warga miskin juga mengentas dari kondisi kemiskinan, karena itu ada pendamping yang memberikan edukasi dan menggali potensi usaha yang dimiliki KPM, agar bisa berkembang sehingga segera mentas dari taraf kemiskinan,” kata Bu Min.

Coret PKM Mampu dan Larang Iuran

Wabup yang pernah menjadi pendamping PKH 2007-2014 itu memberikan arahan bagi pendamping PKH yang pertama agar tidak segan-segan mencoret atau memberhentikan bantuan kepada KPM yang secara ekonomi dinilai sudah mampu. Salah satu indikatornya adalah memiliki bangunan rumah yang besar dan megah.

“Kalau sudah mampu kenapa masih menerima, itu harus dicoret, karena Bu Mentri sudah memperkenankan, supaya kemiskinan yang ada di Kabupaten Gresik segera teratasi,” tegas Bu Min.

Selanjutnya arahan kedua, Wabup Bu Min tegas melarang pendamping PKH maupun ketua kelompok untuk mengadakan iuran bersama. Hal ini untuk mencegah timbulnya persepsi yang tidak diinginkan serta menjaga kondusifitas penyaluran Bansos.

“Karena itu ini menjadi pemikiran bersama, Insya Allah sudah tidak ada hal-hal yang menjadi keberatan kita bersama, yang penting teman-teman semua selalu memperbaiki data, disampaikan teman-teman PKH, insya Allah nanti teman-teman PKH menerima dengan baik,” tukasnya.

Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Gresik, Sujati berharap para pendamping PKH diwilayah kerja masing-masing dapat menjalankan tugas pokok intruksi (Tupoksi) sesuai petunjuk teknis dari Kemensos. Sehingga pendampingan terhadap KPM bisa berjalan secara maksimal.

“Jika kinerja pendamping berjalan maksimal, akses pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial lainnya bagi para KPM secara bertahap akan semakin baik” ujarnya.

Sementara Camat Bungah, Munir menyampaikan terimakasih kepada Wabup Bu Min yang telah bersedia memberikan arahan maupun edukasi kepada pendamping dan KPM PKH di wilayah tugasnya.

“Semoga pendamping tetap semangat, meski honor tidak sepadan dengan kinerjanya. Terimakasih wabup telah memberikan edukasi kepada KPM maupun Pokmas,” pungkasnya.

Usai acara, Wabup Bu Min beserta rombongan selanjutnya turun ke rumah-rumah warga miskin untuk memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai kepada yang berhak.*

 


BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

0FansSuka
3,376PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA PILIHAN

Sinergi dengan Insan Pers, Smelting Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

PORTALSURABAYA.COM - PT Smelting menggelar buka bersama Wartawan Gresik sekaligus menyantuni anak yatim di salah satu hotel, Senin (25/04/2022). Section manager PT Smelting Indra SW...

BERITA TERKINI

MOST POPULAR