BPBD Sidoarjo Gladi Lapang dan Posko di Bungurasih - Portalsurabaya.com

Breaking

Portalsurabaya.com

situs warta berita terkini

adsrepo

ads

Saturday, 16 December 2017

BPBD Sidoarjo Gladi Lapang dan Posko di Bungurasih



Sidoarjo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo bareng Universitas dr Soetomo (Utomo) Surabaya, melangsungkan Gladi Lapang dan Gladi Posko Penanganan Bencana di gedung serba untuk Bungurasih Kecamatan Waru, Minggu (17/12/2017).

Hadir dalam acara itu, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayi Aji, dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Fadli Mulyono, Kepala BPBD Dwijo Prawito, Kadin PUPR H. Sigit Setyawan dan pejabat lainnya.

Dalam gladi ini, di samping melibatkan relawan dari BPBD, mahasiswa Unitomo dan pun unsur masyarakat lainnya. Semua relawan dan kesebelasan penanggulangan bencana ikut tercebur dalam simulasi penanganan bencana banjir yang menerjang area Bungurasih.

Para relawan dan mahasiswa berjibaku mengerjakan pertolongan untuk masyarakat yang terpapar musibah. Mulai melakukan pengungsian penduduk, penanganan khusus guna ibu sedang hamil dan sakit parah, serta mengamankan penduduk yang terjebak dalam kendala saat banjir membenamkan rumah warga.

Posko kesehatan, posko penyelamatan dan dapur umum, pun didirikan oleh pihak berhubungan untuk penyembuhan masyarakat yang menderita sakit atas datangnya musibah banjir tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin gladi dan simulasi ini penting dilaksanakan sebagai pembekalan dalam penanganan banjir di distrik Sidoarjo. "Dalam menyikapi tadi, tim telah tanggap, cepat dan tepat," katanya.

Di samping penanganan bencana banjir, pemerintah pun melakukan pencegahan dengan program jangka panjang dan jangka pendeknya. Jangka panjang tentunya mengerjakan normalisasi sungai dan sebagajnya. "Masyarakat pun kita ajak bisa pencegahan banjir laksana tidak melemparkan sampah di sungai dan beda sebagainya," imbuhnya.

Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito menegaskan, BPBD Sidoarjo ketika ini masih berstatus siaga bencana. "Semua distrik Sidoarjo masuk dalam siaga bencana, tetapi spot spot tanggap terpaksa masih di distrik Porong," tukasnya.

Hj Eni Rosada Hartiwi kepala desa Bungurasih menyatakan bangga distrik dan masyarakatnya, turut ditunjuk dan dilibatkan guna simulasi penanganan banjir. "Dengan gladi ini, masyarakat bakal faham, andai sewaktu masa-masa ada bencana banjir di Bungurasih," terang.

Sementara itu, Hendro Wardono selaku Ketua Pusat Studi Bencana dan Lingkungan Unitomo menjelaskan, praktik penanganan bencana mesti cepat dan tepat. Relawan termasuk laksana mahasiswa Unitomo yang datang menjadi tim, mesti menolong masyarakat yang terpapar musibah bencana.

"Penduduk yang dibantu dan sukses dievakuasi, zonanya pun harus aman. Dengan begitu penanganan penyelamatan dan penanganan medis yang diperlukan akan berlangsung dengan baik," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

ooo